8 Tantangan Yang Dihadapi Bisnis Franchise

Dengan modal awal hanya Rp.1 juta, Famela mengaku margin keuntungannya bisa mencapai 50% dari modal awal yang ia keluarkan. Bisnisnya semakin berkembang terutama setelah pemasaran dilakukan juga melalui website Lidi Geli. Meskipun banyak produk baru dikenalkan, antusiasme masyarakat untuk mencobanya cukup besar. Pada awalnya, Anda mungkin harus menyiapkan modal untuk melakukan renovasi rumah Anda. Tujuannya, menjadikan rumah Anda area Bandar Togel Online bermain yang menyenangkan.

Setiap usahawan perlu untuk memahami peran, sistem, dan jangka waktu perjanjian usaha waralaba. Di sini sangat penting untuk membaca secara cermat, meskipun terasa berat. Ini yang akan mengatur jalannya usaha kamu sesuai koridor yang ditetapkan oleh pemilik pusat. Selain itu, kamu perlu mengetahui jumlah wilayah yang dimiliki, jumlah persediaan penjualan, perkiraan untuk masa depan, persaingan wilayah, serta pengelolaan penjualan on-line.

Padahal efek dari point ini sangat penting bagi kelangsungan bisnis anda. Jika kita menjual produk waralaba yang terlalu mahal, tentunya ini akan menyusahkan anda untuk menjual produk tersebut. Deasy memulai usahanya dengan modal Rp10 juta untuk membeli berbagai perlengkapan.

Membeli usaha waralaba menjadi salah satu solusi

Berdasarkan dari laporan Kemendag di tahun 2013 sudah ada sekitar 2.250 pemilik franchise namun hanya 291 yang mendaftarkan izin usaha nya. Hal ini dikarenakan karena keengganan mereka mengurus izin usaha dan juga karena pengetahuan yang masih minim tentang usaha franchise di Indonesia. dalam membangun bisnis yang baik, terlebih setelah melihat tren penjualan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan sedang kurang diminati. Sehingga hal ini dapat dijadikan peluang usaha, dan layak untuk dikembangkan.

Kesepakatan tersebut juga sulit berubah, atau bahkan tidak dapat dirubah karena biasanya telah tertulis dalam kontrak sejak awal. Tidak berbeda dengan jenis bisnis lainnya, bisnis franchise juga memiliki berbagai kompetitor seperti bisnis waralaba lainnya maupun usaha lain yang bergerak di bidang yang serupa. Oleh karena itu, sebagai penerima waralaba, kamu harus mampu meningkatkan kualitas produk serta pelayanan agar bisnis waralaba kamu tidak kalah saing. Meskipun bisnis franchise cenderung telah dikenal masyarakat dan telah memiliki nama, bukan berarti kamu bisa bersantai-santai. Strategi pemasaran serta kualitas pelayanan pun perlu ditingkatkan.

Niko