Dewa Kipas Kalah Dari Gm Irene, ‘levelnya Rt, Rw, Atau Di Atas Itu?’

Dia mengalahkan gothamchess dalam duel catur online, tapi dianggap melakukan pelanggaran. Bola.com, Jakarta – WGM Irene Sukandar mengalahkan Dadang Subur alias Dewa Kipas 3-zero pada pertandingan catur berlabel uji coba yang difasilitasi Deddy Corbuzier, Senin (22/three/2021). GM Susanto Mergaranto yang bertindak sebagai komentator menyebut Dadang Subur belum setara dengan Irene. Seperti meraih jumlah penonton terbanyak mencapai 1,5 juta viewers saat streaming.

Dewa Kipas vs GM Irene

Jika kabel mengalami kegagalan, seluruh jaringan akan mati, yang dapat memakan waktu dan biaya pemulihan yang mahal. Topologi mesh Topologi mesh merupakan topologi di mana setiap perangkat terhubung ke perangkat lain melalui saluran tertentu. Topologi ini menciptakan jaringan yang sangat andal, tetapi membutuhkan kabel dalam jumlah besar dan slot terbaru 2021 sulit untuk dikelola. Topologi mesh parsial sebagian besar saling berhubungan, dengan beberapa node dengan hanya dua atau tiga koneksi, sedangkan topologi mesh penuh saling berhubungan sepenuhnya. Topologi mesh dapat diandalkan dan stabil, dan tingkat interkonektivitas yang kompleks antar node membuat jaringan tahan terhadap kegagalan.

Aliran knowledge pada jaringan juga mengikuti jalur kabel, bergerak dalam satu arah. Topologi bus adalah pilihan yang baik dan hemat biaya untuk jaringan yang lebih kecil karena tata letaknya yang sederhana. Namun, karena topologi bus menggunakan satu kabel untuk mengirim data, mereka agak rentan.

Menurut Susanto, dengan kemampuan Dadang Subur saat ini, ia menilai sebenarnya pria asal Bandung itu bisa saja mengalahkan pemain yang levelnya sedikit berada di atasnya. Susanto pun menyebut Dadang Subur sebenarnya dapat bermain dan paham akan taktik-taktik di dunia catur. Pertandingan catur tersebut disiarkan langsung melalui akun YouTube Deddy Corbuzier. Duel antara Dadang Subur dengan WGM Irene Sukandar dikomentatori oleh GM Susanto Megantoro dan WIM Chelsie Monica. Suara.com – Pertandingan catur antara Dewa Kipas vs Irene Sukandar menghebohkan publik. Berikut Suara.com telah susun fakta pertandingan Dewa Kipas vs Irene Sukandar.

Dewa Kipas dituding berbuat curang dalam duel catur dengan GothamChess di situs Chess.com. Dadang yang mengalahkan Levy Rozman disebut menggunakan bantuan mesin. Namun, ada kabar terbaru dari ‘Sultan Muda asal Medan’ Indra Kesuma yang diketahui telah ikut menambah panas duel tersebut dengan menyediakan hadiah tambahan senilai Rp150 juta. Pertandingan persahabatan catur antara Dewa Kipas alias pak Dadang dengan Grand Master Irene akhirnya dimulai.

Tak hanya itu, hadiah yang diberikan pun juga sangat besar untuk sekelas pertandingan uji coba yang mencapai Rp 300 juta. Menyambut duel akbar antara dewa kipas vs GM Irene nanti sebenarnya tidak perlu ditanggapi dengan terlalu serius dan berapi-api. Jangan terlalu membuang emosi marah-marahmu dengan menjadi kubu Pak Dadang atau Mbak Irene. Seharusnya yang kita semua lakukan adalah menjadi kubu yang pro Deddy Corbuzier. Yha gimana nggak berjaya, nggak perlu mikir dan nggak perlu tanding, adsense mengalir deras.